Jalur Rahasia Menuju Air Terjun Dolo Kediri, Lebih Cepat, Lebih Sepi, dan Pemandangannya Jauh Lebih Indah
Daftar Isi
Berlokasi di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo, kawasan wisata di lereng Gunung Wilis ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat akhir pekan, libur sekolah, maupun musim liburan nasional.
Sebagian besar pengunjung biasanya memilih melewati jalur Kecamatan Semen atau yang lebih dikenal sebagai jalur Agrowilis.
Di sisi kanan dan kiri jalan terlihat hamparan sawah hijau, kebun cengkeh, kopi, hingga durian milik warga yang tumbuh subur di kawasan pegunungan.
Sesekali pengendara juga akan melewati aliran sungai kecil, perkebunan rakyat, hingga rumah-rumah penduduk yang masih mempertahankan suasana pedesaan khas Kabupaten Kediri.
Bagi pecinta touring maupun fotografi, jalur ini layak menjadi bagian dari perjalanan, bukan sekadar jalan menuju Air Terjun Dolo.
Medannya didominasi tanjakan, turunan, dan beberapa tikungan tajam. Justru karena itulah banyak komunitas motor maupun pesepeda yang menyukai rute ini.
Apabila berangkat pada pagi hari ketika jalan masih lengang, perjalanan biasanya terasa lebih cepat dibanding melewati jalur utama melalui Kecamatan Semen yang sering dipadati kendaraan wisatawan saat akhir pekan.
Meski demikian, perbedaan waktu tempuh tidak selalu signifikan. Keunggulan utama jalur Mojo–Jugo justru terletak pada lalu lintas yang lebih lancar dan suasana perjalanan yang lebih tenang.
Sebagian besar pengunjung biasanya memilih melewati jalur Kecamatan Semen atau yang lebih dikenal sebagai jalur Agrowilis.
Rute tersebut memang nyaman karena jalan relatif lebar, beraspal halus, dan cukup landai sehingga mudah dilalui berbagai jenis kendaraan.
Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya masih ada jalur alternatif yang lebih cepat menuju Air Terjun Dolo?
Jalur ini belum banyak diketahui wisatawan luar daerah.
Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya masih ada jalur alternatif yang lebih cepat menuju Air Terjun Dolo?
Jalur ini belum banyak diketahui wisatawan luar daerah.
Masyarakat sekitar lebih mengenalnya sebagai jalur Mojo-Jugo, sebuah rute yang mampu memangkas waktu perjalanan sekaligus menawarkan pengalaman berkendara yang jauh lebih menarik.
Bagi pecinta wisata alam, jalur ini justru menjadi bagian dari petualangan sebelum tiba di Air Terjun Dolo.
Penyebab utamanya karena hampir seluruh kendaraan pribadi, rombongan keluarga, hingga bus pariwisata menggunakan jalur yang sama, yaitu melalui Kecamatan Semen.
Akibatnya antrean kendaraan sering terjadi terutama menjelang pintu masuk kawasan wisata Besuki.
Jika Anda berangkat pada jam sibuk, perjalanan yang seharusnya hanya memerlukan waktu sekitar satu jam bisa bertambah cukup lama.
Karena alasan itulah warga lokal memiliki rute alternatif yang lebih efisien.
Bagi pecinta wisata alam, jalur ini justru menjadi bagian dari petualangan sebelum tiba di Air Terjun Dolo.
Mengapa Banyak Wisatawan Terjebak Macet Saat Menuju Air Terjun Dolo?
Pada hari Sabtu, Minggu, maupun hari libur nasional, arus kendaraan menuju kawasan wisata Dolo sering mengalami kepadatan.Penyebab utamanya karena hampir seluruh kendaraan pribadi, rombongan keluarga, hingga bus pariwisata menggunakan jalur yang sama, yaitu melalui Kecamatan Semen.
Akibatnya antrean kendaraan sering terjadi terutama menjelang pintu masuk kawasan wisata Besuki.
Jika Anda berangkat pada jam sibuk, perjalanan yang seharusnya hanya memerlukan waktu sekitar satu jam bisa bertambah cukup lama.
Karena alasan itulah warga lokal memiliki rute alternatif yang lebih efisien.
Anda menyukai wisata alam ? Baca Rekomendasi Tempat Wisata Alam Yang Sejuk dan Asri di Beberapa Kota di Jawa Timur
Rute ini memang sedikit berbeda dibanding jalur wisata pada umumnya, tetapi justru menawarkan perjalanan yang lebih tenang.
Berikut urutannya.
Dari Kota Kediri
Arahkan kendaraan menuju Jembatan Bandar Ngalim.
Setelah menyeberang ke sisi barat Sungai Brantas, lanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Mojo.
Ikuti jalan utama menuju arah Tulungagung melalui sisi barat Sungai Brantas.
Setelah tiba di Kecamatan Mojo, cari pertigaan menuju Desa Jugo.
Selanjutnya tinggal mengikuti papan penunjuk menuju kawasan wisata Besuki dan Air Terjun Dolo.
Meskipun jalannya lebih sempit dibanding jalur Semen, kondisi aspal pada umumnya cukup baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
Namun pengendara tetap harus berhati-hati karena karakter jalannya didominasi tanjakan, turunan, dan tikungan tajam.
Sebutan tersebut muncul karena sebagian besar wisatawan luar daerah belum mengetahui keberadaannya.
Sebaliknya, warga sekitar sudah lama memanfaatkan rute Mojo–Jugo ketika ingin menuju kawasan wisata Dolo maupun Irenggolo.
Alasannya cukup sederhana.
Jalur ini lebih sepi sehingga perjalanan terasa lebih lancar.
Selain itu, panorama sepanjang perjalanan juga jauh lebih alami dibanding jalur utama.
Bahkan bagi sebagian fotografer dan pecinta touring, perjalanan melalui jalur ini menjadi daya tarik tersendiri sebelum menikmati keindahan Air Terjun Dolo.
Namun berdasarkan pengalaman banyak warga lokal, berikut beberapa keuntungan memilih jalur Mojo–Jugo.
Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu mengantre kendaraan seperti yang sering terjadi di jalur utama saat musim liburan.
Nuansa alamnya terasa lebih asri dan masih sangat alami.
Udara juga jauh lebih sejuk dibanding jalur perkotaan.
Jalur Rahasia Lewat Kecamatan Mojo
Apabila Anda berasal dari Kota Kediri atau wilayah sekitarnya, cobalah mengambil jalur menuju Kecamatan Mojo.Rute ini memang sedikit berbeda dibanding jalur wisata pada umumnya, tetapi justru menawarkan perjalanan yang lebih tenang.
Berikut urutannya.
Dari Kota Kediri
Arahkan kendaraan menuju Jembatan Bandar Ngalim.
Setelah menyeberang ke sisi barat Sungai Brantas, lanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Mojo.
Ikuti jalan utama menuju arah Tulungagung melalui sisi barat Sungai Brantas.
Setelah tiba di Kecamatan Mojo, cari pertigaan menuju Desa Jugo.
Selanjutnya tinggal mengikuti papan penunjuk menuju kawasan wisata Besuki dan Air Terjun Dolo.
Meskipun jalannya lebih sempit dibanding jalur Semen, kondisi aspal pada umumnya cukup baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
Namun pengendara tetap harus berhati-hati karena karakter jalannya didominasi tanjakan, turunan, dan tikungan tajam.
Kenapa Jalur Ini Disebut Jalur Rahasia?
Sebenarnya jalur ini bukan benar-benar rahasia.Sebutan tersebut muncul karena sebagian besar wisatawan luar daerah belum mengetahui keberadaannya.
Sebaliknya, warga sekitar sudah lama memanfaatkan rute Mojo–Jugo ketika ingin menuju kawasan wisata Dolo maupun Irenggolo.
Alasannya cukup sederhana.
Jalur ini lebih sepi sehingga perjalanan terasa lebih lancar.
Selain itu, panorama sepanjang perjalanan juga jauh lebih alami dibanding jalur utama.
Bahkan bagi sebagian fotografer dan pecinta touring, perjalanan melalui jalur ini menjadi daya tarik tersendiri sebelum menikmati keindahan Air Terjun Dolo.
Keunggulan Jalur Mojo-jugo Dibanding Jalur Semen
Setiap jalur tentu memiliki kelebihan masing-masing.Namun berdasarkan pengalaman banyak warga lokal, berikut beberapa keuntungan memilih jalur Mojo–Jugo.
1. Waktu Tempuh Lebih Singkat
Karena lalu lintas relatif lengang, perjalanan menuju kawasan wisata menjadi lebih cepat.Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu mengantre kendaraan seperti yang sering terjadi di jalur utama saat musim liburan.
2. Pemandangan Lereng Gunung Wilis Lebih Alami
Di sepanjang perjalanan Anda akan melewati kawasan hutan pinus, kebun cengkeh, pepohonan rindang, serta lembah hijau khas lereng Gunung Wilis.Nuansa alamnya terasa lebih asri dan masih sangat alami.
Udara juga jauh lebih sejuk dibanding jalur perkotaan.
Baca juga artikel menarik lainnya Rekomendasi Tempat Wisata Pantai di Tulungagung, Malang dan Pacitan
Namun tetap utamakan keselamatan dan jangan memacu kendaraan terlalu cepat.
Perjalanan menjadi terasa santai sehingga Anda bisa menikmati suasana pedesaan yang masih alami.
Jalur Ini Memiliki Tantangan
Meski menawarkan banyak keuntungan, jalur Mojo–Jugo bukan berarti tanpa tantangan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Jalan relatif sempit di beberapa titik.
Banyak tikungan tajam.
Memiliki tanjakan dan turunan yang cukup curam.
Saat musim hujan permukaan jalan dapat menjadi lebih lembap dan licin.
Karena itu, pastikan kendaraan berada dalam kondisi prima sebelum memulai perjalanan.
Bagi pengendara yang belum terbiasa melewati jalan pegunungan, berkendaralah dengan kecepatan sedang dan tetap fokus selama perjalanan.
Padahal, ada satu lokasi yang justru sering dilewatkan begitu saja.
Tempat tersebut adalah Kelok Sembilan Besuki, sebuah ruas jalan berkelok di lereng Gunung Wilis yang menurut banyak warga lokal menyimpan panorama yang tidak kalah menarik dibanding objek wisata utamanya.
Bagi masyarakat sekitar, lokasi ini bukan sekadar jalan menuju air terjun, melainkan salah satu titik terbaik untuk menikmati lanskap Kabupaten Kediri dari ketinggian.
3. Cocok untuk Pecinta Touring
Apabila Anda menyukai perjalanan dengan banyak tikungan dan tanjakan, jalur ini menawarkan sensasi berkendara yang menyenangkan.Namun tetap utamakan keselamatan dan jangan memacu kendaraan terlalu cepat.
4. Lebih Tenang
Jumlah kendaraan yang melintas jauh lebih sedikit.Perjalanan menjadi terasa santai sehingga Anda bisa menikmati suasana pedesaan yang masih alami.
Jalur Ini Memiliki Tantangan
Meski menawarkan banyak keuntungan, jalur Mojo–Jugo bukan berarti tanpa tantangan.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Jalan relatif sempit di beberapa titik.
Banyak tikungan tajam.
Memiliki tanjakan dan turunan yang cukup curam.
Saat musim hujan permukaan jalan dapat menjadi lebih lembap dan licin.
Karena itu, pastikan kendaraan berada dalam kondisi prima sebelum memulai perjalanan.
Bagi pengendara yang belum terbiasa melewati jalan pegunungan, berkendaralah dengan kecepatan sedang dan tetap fokus selama perjalanan.
Jangan Langsung Menuju Air Terjun, Ada Spot Tersembunyi yang Sering Terlewat Wisatawan
Setelah melewati jalur Mojo–Jugo dan mulai memasuki kawasan wisata Besuki, sebagian besar wisatawan biasanya langsung memacu kendaraan menuju area parkir Air Terjun Dolo atau Air Terjun Irenggolo.Padahal, ada satu lokasi yang justru sering dilewatkan begitu saja.
Tempat tersebut adalah Kelok Sembilan Besuki, sebuah ruas jalan berkelok di lereng Gunung Wilis yang menurut banyak warga lokal menyimpan panorama yang tidak kalah menarik dibanding objek wisata utamanya.
Bagi masyarakat sekitar, lokasi ini bukan sekadar jalan menuju air terjun, melainkan salah satu titik terbaik untuk menikmati lanskap Kabupaten Kediri dari ketinggian.
Bagi anda yang menyukai wisata pegunungan Baca disini Rekomendasi Tempat Wisata Pegunungan Terbaik
Pemandangan Sepanjang Jalur Mojo-Jugo yang Jarang Diketahui Wisatawan
Salah satu kelebihan melewati jalur Mojo–Jugo bukan hanya soal waktu tempuh yang lebih efisien. Sepanjang perjalanan, wisatawan juga akan disuguhi panorama khas lereng Gunung Wilis yang masih sangat alami.Di sisi kanan dan kiri jalan terlihat hamparan sawah hijau, kebun cengkeh, kopi, hingga durian milik warga yang tumbuh subur di kawasan pegunungan.
Saat pagi hari, udara terasa sangat sejuk dengan embusan angin yang segar. Sementara ketika cuaca cerah, pemandangan perbukitan hijau tampak begitu memanjakan mata.
Bagi pecinta touring maupun fotografi, jalur ini layak menjadi bagian dari perjalanan, bukan sekadar jalan menuju Air Terjun Dolo.
Cocok untuk Pengendara yang Suka Perjalanan Santai
Karakter jalan di jalur Mojo–Jugo memang sedikit berbeda dibanding jalur Agrowilis melalui Kecamatan Semen.Medannya didominasi tanjakan, turunan, dan beberapa tikungan tajam. Justru karena itulah banyak komunitas motor maupun pesepeda yang menyukai rute ini.
Selama berkendara, sebaiknya tetap menjaga kecepatan kendaraan, terutama ketika memasuki tikungan yang memiliki jarak pandang terbatas.
Jika menggunakan mobil bertransmisi otomatis, manfaatkan perpindahan gigi saat menuruni jalan agar pengereman lebih aman.
Sedangkan bagi pengguna sepeda motor, pastikan kondisi rem, ban, dan lampu kendaraan dalam keadaan prima sebelum memulai perjalanan.
Berapa Lama Waktu Tempuh Lewat Jalur Mojo?
Dari pusat Kota Kediri menuju Air Terjun Dolo melalui Kecamatan Mojo, waktu perjalanan rata-rata berkisar antara 50 hingga 70 menit, tergantung kondisi lalu lintas dan cuaca.Apabila berangkat pada pagi hari ketika jalan masih lengang, perjalanan biasanya terasa lebih cepat dibanding melewati jalur utama melalui Kecamatan Semen yang sering dipadati kendaraan wisatawan saat akhir pekan.
Artikel menarik lainnya baca disini Tempat Wisata Nyaman Buat Camping Keluarga dan Pasangan
Berangkat pada pagi hari agar terhindar dari kabut tebal yang kadang muncul di kawasan pegunungan.
Pastikan bahan bakar kendaraan sudah terisi cukup karena SPBU tidak sebanyak di jalur utama.
Periksa kondisi rem, ban, dan mesin kendaraan sebelum berangkat.
Berkendaralah dengan kecepatan sedang, terutama saat melewati tanjakan dan tikungan tajam.
Hindari mendahului kendaraan lain di tikungan yang memiliki jarak pandang terbatas.
Gunakan gigi rendah ketika menuruni jalan agar pengereman lebih stabil.
Bila membawa anak-anak atau lansia, istirahat sejenak apabila mulai merasa lelah.
Dari kawasan ini, wisatawan juga dapat melanjutkan perjalanan menuju beberapa destinasi wisata lain yang berada di lereng Gunung Wilis, seperti Air Terjun Irenggolo, area perkemahan Besuki, hingga berbagai warung dan kafe dengan panorama pegunungan yang mulai bermunculan.
Karena lokasinya saling berdekatan, banyak wisatawan memanfaatkan satu kali perjalanan untuk mengunjungi beberapa tempat wisata sekaligus.
Jika ingin jalan yang lebih lebar dan mudah dilalui bus besar, jalur Semen masih menjadi pilihan utama.
Namun apabila menginginkan perjalanan yang lebih santai, minim kemacetan, dan menawarkan panorama alam yang berbeda, maka jalur Mojo–Jugo layak dipertimbangkan.
Tips Aman Melewati Jalur Alternatif Menuju Air Terjun Dolo
Agar perjalanan tetap nyaman, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan sebelum memilih jalur ini.Berangkat pada pagi hari agar terhindar dari kabut tebal yang kadang muncul di kawasan pegunungan.
Pastikan bahan bakar kendaraan sudah terisi cukup karena SPBU tidak sebanyak di jalur utama.
Periksa kondisi rem, ban, dan mesin kendaraan sebelum berangkat.
Berkendaralah dengan kecepatan sedang, terutama saat melewati tanjakan dan tikungan tajam.
Gunakan gigi rendah ketika menuruni jalan agar pengereman lebih stabil.
Bila membawa anak-anak atau lansia, istirahat sejenak apabila mulai merasa lelah.
Jalur Ini Juga Mengarah ke Wisata Lain di Lereng Gunung Wilis
Menariknya lagi, jalur melalui Kecamatan Mojo tidak hanya mengantarkan wisatawan menuju Air Terjun Dolo.Dari kawasan ini, wisatawan juga dapat melanjutkan perjalanan menuju beberapa destinasi wisata lain yang berada di lereng Gunung Wilis, seperti Air Terjun Irenggolo, area perkemahan Besuki, hingga berbagai warung dan kafe dengan panorama pegunungan yang mulai bermunculan.
Apakah Jalur Mojo Lebih Baik daripada Jalur Semen?
Jawabannya bergantung pada kebutuhan perjalanan Anda.Jika ingin jalan yang lebih lebar dan mudah dilalui bus besar, jalur Semen masih menjadi pilihan utama.
Namun apabila menginginkan perjalanan yang lebih santai, minim kemacetan, dan menawarkan panorama alam yang berbeda, maka jalur Mojo–Jugo layak dipertimbangkan.

Posting Komentar