Terkadang pembelajaran Sejarah dikelas dan melalui buku teks terasa kurang hidup. Anak-anak perlu melihat, merasakan dan menyentuh langsung agar bisa merasa bangga pada identitas bangsanya.
Kabupaten Nganjuk yang dikenal dengan sebutan kota angin memiliki kepingan sejarah yang sangat penting bagi Nusantara.
Tidak hanya peninggalan Kerajaan Hindu Budha tetapi juga jejak perjuangan Pahlawan Nasional.
Artikel kali ini akan mengajak anda berkeliling ke beberapa tempat wisata edukasi di Nganjuk yang sangat cocok untuk outbond dan edukasi siswa maupun keluarga.
Baca juga Pesona Waduk Kali Bening
Mengapa Wisata Edukasi Sejarah Penting Bagi Anak ?
Sebelum menjelajah ke lokasi saya ingin berbagi perspektif terlebih dahulu. Di zaman modern seperti saat ini anak-anak lebih mengenal tokoh fiksi daripada tokoh pahlawan tanah kelahiranya sendiri.
Mengunjungi tempat wisata sejarah bukan hanya melihat tumpukan batu dan keris tetapi mengajarkan nilai kejujuran, kerja keras dan Kreativitas nenek moyang kita.
1. Wisata Museum Anjuk Ladang Nganjuk
Ibarat sebuah perpustakaan berbentuk benda, museum ini menjadi pusat edukasi sejarah di Kabupaten Nganjuk.
Lokasi dan akses
Museum ini dekat dengan terminal Nganjuk tepatnya di Jln.Gatot subroto Nganjuk. Tempat yang strategis dan sangat mudah dijangkau bahkan oleh kendaraan besar sekalipun.
Ditempat ini anak-anak bisa melihat langsung prasasti anjuk ladang dalam bentuk replika karena yang asli ada di museum Nasional. Prasasti ini jadi bukti nyata hari jadi Nganjuk.
Selain itu ada koleksi arca, gerabah dan fosil purba yang ditemukan di wilayah nganjuk akan membuat anak-anak takjub.
Baca juga Wisata Taman Brantas Kediri
2. Candi Lor: Saksi Bisu Kemenangan Empu Sendok
Candi ini berada di Desa Candirejo Kecamatan Loceret Nganjuk. Ditempat ini ada struktur tatanan batu bata yang tampak sudah dimakan usia namun tetap memancarkan wibawa.
Candi lor adalah monumen kemenangan mpu sendok dalam serangan sriwijaya. ada yang unik dari candi ini yaitu pada puncak candi tumbuh pohon kepuh raksasa yang akarnya melilit tubuh candi.
Pemandangan ini sangat menarik dan menjadi favorit para fotografer sejarah untuk dokumentasi.
Ditempat ini kita bisa mengajarkan bagaimana teknik bangunan masa lalu, bangunan batu batu tanpa semen, namun bisa bertahan ribuan tahun. Ini mengajarkan tentang arsitektur dan ketekunan.
3. Candi Ngetos
Kita bergeser ke selatan yaitu candi ngetos. Tempat ini berada di lereng gunung wilis kecamatan ngetos.
Candi ngetos adalah peninggalan sejarah dari kerajaan majapahit. Tepatnya berada di desa ngetos Kecamatan ngetos Kabupaten Nganjuk.
Candi yang dibangun dari batu bata merah ini diyakini sebagai tempat penyimpanan abu jenazah raja hayam wuruk majapahit.
Baca juga 7 keindahan alam di Kabupaten Malang
Memiliki ciri khas gaya arsitektur majapahit yang kental meskipun kondisi tidak lagi utuh karena faktor usia dan alam.
Candi ngetos ini menjadi simbol kejayaan masa lalu di lereng gunung wilis. Meskipun kondisi puncak dari candi ini sudah hilang namun sisa-sisa relief dan struktur kakinya masih menunjukkan kemegahan seni masa lalu.
Warga dan masyarakat menjaga situs ini sebagai identitas budaya Nganjuk yang mengingatkan masa kejayaan Nusantara dibawah naungan majapahit.
4. Pura Kerta Bhuana Nganjuk
Tempat ini berada di desa bajulan kecamatan loceret Kabupaten Nganjuk. Jenjadi pusat ibadah umat hindu yang sangat penting.
Pura ini tampak berdiri megah dilereng gunung wilis. Memiliki kaitan erat dengan sejarah spiritual para leluhur terutama dalam rangkaian upacara keagamaan hindu.
Tempat ini jadi simbol toleransi antar umat beragama. Masyarakat yang berbeda keyakinan bisa hidup rukun dan berdampingan.
Pura ini menampilkan desain gapura-gapura yang megah, gagah dan tinggi. Ditambah lokasinya di pegunungan yang menjadikan tempat ini terasa sejuk dan dibalut pemandangan alam yang indah.
Baca juga 6 Wisata terbaik di Kabupaten Kediri
Dengan mngajak para siswa dan anak-anak mengunjungi jejak sejarah di Kabupaten Nganjuk akan jadi investasi jangka panjang. Bukan sekedar perjalanan wisata dengan melihat dan menyentuh prasasti secara langsung akan motivasi menjadikan anak-anak bercita-cita besar dimasa mendatang.
Apalagi sejarah bukan cuma deretan angka dan tahun yang harus dihafal untuk materi dan ujian sekolah tapi sejarah adalah cermin.
Dengan melihat sejarah masa lalu anak-anak akan menjadi faham seberapa jauh bangsa ini melangkah.
Mereka akan menyadari bahwa mereka terlahir dari para arsitektur hebat, para pemimpin berwibawa, dan para pejuang yang tak kenal lelah dan tak kenal menyerah.
Kabupaten Nganjuk dengan berbagai kepingan sejarahnya sejak masa kerajaan hingga kemerdekaan telah menyediakan media pembelajaran yang sangat luar biasa.
Tugas kita adalah menjembatani agar anak-anak kita mau mekangkah ke panggung tersebut.
Mari kita menjadikan saat liburan anak-anak pulang ke akar budaya. Jangan biarkan mereka asing dengan tanah kelahiranya sendiri.
Dengan mengenal budaya dan sejarah akan menjadi pijakan kuat untuk melompat jauh lebih tinggi.
%20(1).jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar