Universitas Islam Negeri Sayid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung kembali mencatatkan momentum bersejarah dalam dunia pendidikan Islam Indonesia. Pada Kamis, 30 April 2026, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) UIN SATU Tulungagung resmi mengukuhkan ribuan lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) Batch 2 dan 3 Tahun Anggaran 2025. Acara yang berlangsung khidmat di Aula Utama kampus ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan kualitas dan legalitas para pendidik di bawah naungan Kementerian Agama.
Lulusan yang Melampaui Batas
Berdasarkan laporan resmi yang dibacakan oleh Kabag Tata Usaha FTIK, Dr. H. Nurul Amin, M.Ag., jumlah total mahasiswa yang dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar profesi guru (Gr.) mencapai 2.614 orang. Angka ini mencakup peserta dari berbagai mata pelajaran, mulai dari Pendidikan Agama Islam (PAI), Guru Kelas Madrasah Ibtidaiyah (GKMI), Guru Kelas Raudhatul Athfal (GKRA), hingga Akidah Akhlak dan Fikih.
Capaian kelulusan pada periode ini terbilang sangat impresif, yakni mencapai 99,85%. Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dr. Sutopo, M.Pd., menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras mahasiswa serta inovasi pendampingan yang dilakukan oleh LPTK UIN SATU, termasuk program try out dan pendalaman materi yang intensif. Meski sebagian besar peserta mengikuti prosesi secara daring dari 9 provinsi—mulai dari Riau hingga Papua—aura kebahagiaan tetap terasa kental di ruang aula yang dihadiri oleh sekitar 500 perwakilan peserta luring.
Inisiatif Mandiri dan Semangat Kebersamaan
Salah satu poin menarik dalam pengukuhan tahun 2026 ini adalah sifat penyelenggaraannya yang berbasis inisiatif mahasiswa. Ketua Panitia, Okos Handi Atmanegara, S.Pd.I., yang juga merupakan mahasiswa PPG PAI, menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara ini merupakan wujud syukur kolektif para mahasiswa. Tanpa adanya intervensi pihak luar, para guru yang telah berjuang selama berbulan-bulan ini bergotong-royong menyukseskan acara sebagai bentuk penghormatan terakhir mereka kepada almamater sebelum kembali ke satuan pendidikan masing-masing.
Pesan Rektor: Guru di Era Digital dan Kesehatan Mental
Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Dr. H. Abdul Aziz, M.Pd.I., dalam sambutannya yang penuh dengan pantun dan humor segar, memberikan pesan mendalam bagi para guru baru tersebut. Beliau menekankan bahwa gelar profesional bukan sekadar formalitas untuk mencairkan tunjangan profesi, melainkan sebuah tanggung jawab moral yang besar.
"Guru adalah artis di kelasnya masing-masing. Penampilan yang ceria dan menarik adalah investasi agar siswa merasa nyaman belajar," ujar Prof. Aziz. Beliau juga mengingatkan pentingnya peran guru sebagai filter terhadap dampak negatif teknologi digital atau yang beliau istilahkan sebagai "setan gepeng" (gadget).
Di tengah isu kesehatan mental yang semakin meningkat, Rektor berpesan agar para guru tidak hanya fokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga menjadi fasilitator kesehatan mental bagi siswanya. Dengan adanya program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat, guru diharapkan dapat menyelaraskan kesehatan fisik siswa dengan mental yang sehat melalui pendekatan yang humanis dan penuh empati.
Transformasi Menuju "Rally Green"
Dalam rangkaian acara tersebut, UIN SATU Tulungagung juga meluncurkan video masterplan terbaru bertajuk "Rally Green: Sustainable Minds, Greener Futures". Inisiatif ini merupakan visi strategis kampus untuk membangun sistem pendidikan Islam yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan program ekoteologi yang diusung oleh Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar. Melalui konsep ini, para alumni PPG diharapkan membawa nilai-nilai pelestarian lingkungan ke sekolah dan madrasah tempat mereka mengabdi.
Fasilitas Akademik Masa Depan
Selain pengukuhan, pihak kampus memberikan kabar gembira terkait pengembangan karir akademik. UIN SATU kini membuka jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk jenjang S2 yang memungkinkan guru lulusan PPG menempuh magister hanya dalam waktu satu tahun. Ada pula program Fast Track yang dirancang bagi mahasiswa untuk meraih gelar S1 dan S2 sekaligus dalam waktu lima tahun, termasuk peluang kerja sama gelar ganda (double degree) dengan universitas luar negeri seperti Al-Azhar, Mesir.
Ikrar dan Komitmen Profesi
Acara mencapai puncaknya saat prosesi pengalungan samir dan penyerahan sertifikat pendidik secara simbolis. Suasana haru menyelimuti ruangan ketika seluruh peserta berdiri tegak membacakan Ikrar Guru Indonesia. Janji untuk setia pada Pancasila, UUD 1945, serta berkomitmen mencerdaskan kehidupan bangsa menjadi penutup yang kuat bagi perjalanan akademik mereka di UIN SATU.
Pengukuhan PPG Daljab 2026 ini bukan sekadar perayaan kelulusan, melainkan pengiriman kembali "pasukan pendidik" yang telah terstandarisasi untuk memperbaiki wajah pendidikan Islam di seluruh pelosok negeri. Dengan kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional yang telah diasah, 2.614 guru ini kini siap menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi emas Indonesia.
Temukan koleksi produk berkualitas dengan harga terbaik langsung dari toko terpercaya kami di Shopee.
👉 Lihat Semua Koleksi Disini*Dapatkan promo gratis ongkir & diskon spesial hari ini!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar